3 Stimulasi Tepat Untuk Mendukung Perkembangan Otak Anak

Daftar isi konten

Selain asupan gizi yang memadai untuk mendukung  perkembangan otak anak Diperlukan juga stimulasi dari luar agar bertumbuh secara optimal. Seringkali ini dibutuhkan kesabaran orangtua untuk memahami bagaimana anak belajar menanggapi rangsangan tersebut.

Oleh karenanya,  nya memberikan prioritas waktu yang cukup dan berkualitas pada anak adalah salah satu cara untuk memaksimalkan aktivitas ini.  Orang tua juga tidak perlu khawatir apakah akan membutuhkan waktu yang cukup lama karena seringkali sebenarnya dapat dilakukan pada saat bermain.

Stimulasi Perkembangan Otak Anak

Orangtua perlu memahami Bagaimana memberikan stimulasi yang sesuai dengan usia si kecil untuk mendukung perkembangan otak anak. Sering Terlupa adalah setiap usia membutuhkan rangsangan yang berbeda. Selain itu juga yang harus diperhatikan adalah  kondisi itu psikis dan  kondisi fisik yang mungkin tidak memadai.

Bermain

Bermain merupakan salah satu stimulasi perkembangan kemampuan berpikir anak yang paling menyenangkan. Ada banyak yang dapat dilakukan orang tua untuk merangsang seluruh keterampilan yang telah dimiliki anak serta melatih pengetahuan barunya.

Kegiatan bermain merupakan salah satu kesempatan belajar di mana anak tidak merasa digurui. Sehingga prosesnya akan menjadi sangat menyenangkan. Aktivitas yang dapat dilakukan antara lain mengenal warna yang dimiliki oleh benda permainannya. Bisa juga dengan belajar menghitung objek tersebut.

Berhentilah pada Waktunya

Stimulasi yang ke-2 dan dapat dilakukan oleh orang tua dan anak adalah berhentilah melakukan kegiatan tersebut pada waktunya. Artinya orangtua harus melihat apakah pada saat melakukan aktivitas bermain anak sedang mengalami kelelahan, kelaparan atau bahkan mengantuk.

Penuhilah kebutuhan dasarnya untuk beristirahat,  makan, serta tidur yang cukup. Sebab anak yang tidak terpenuhi kebutuhan dasarnya itu akan mudah rewel serta pada akhirnya akan mengamuk. Ini akan mengganggu proses stimulasi yang akan dilaksanakan.

Mengenal Alam Sekitar

Stimulasi alam dapat orang tua lakukan agar anak mengalami pengalaman yang sebenarnya tentang benda di lingkungan sekitar. Tidak hanya untuk mengenali benda tak hidup, Tetapi juga untuk mengetahui dan mengenal berbagai macam benda hidup lainnya.

Anak bahkan dapat memilih memiliki pengalaman untuk merasakan secara fisik. Dengan demikian kemampuan sensorinya akan bertambah. Orang tua hanya perlu memperhatikan mana yang berbahaya dan tidak bagi anak pada saat ia mengeksplorasi lingkungannya.

Kegiatan ini dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, semisalnya dengan berkeliling Kompleks mendatangi tempat-tempat yang yang dipenuhi dengan tanaman. Atau bisa juga untuk mengunjungi kebun binatang sehingga anak dapat mengenal berbagai macam hewan.

Rangsangan pada saat tahap perkembangan otak anak sangat diperlukan agar membantunya tumbuh secara optimal. Sebab otak yang yang tidak dilatih dimulai dari kecil tentu akan berdampak jangka panjang. Satunya adalah anak akan mengalami kesulitan untuk melakukan prosedur sederhana.