Kenapa di Bus AKAP ada Driver Pinggir dan Tengah?

Bus merupakan salah satu alternatif transportasi darat untuk bepergian. Salah satu keunggulan bus adalah menjangkau lebih banyak tujuan. Dalam dunia angkutan bus dikenal istilah driver pinggir dan driver tengah. Apa sih yang dimaksud dengan hal itu? Cari tahu jawabannya di artikel ini ya. 

Sebelum membahas tentang driver pinggir dan driver tengah, ada baiknya kita kenalan dengan trayek bus AKAP. Berdasarkan trayeknya, ada bus yang merupakan Angkutan Antarkota Antarprovinsi (AKAP) dan Angkutan Antarkota Dalam Provinsi (AKDP). 

Definisi AKAP adalah angkutan dari satu kota ke kota lain yang melalui antardaerah kabupaten/kota yang melalui lebih dari satu daerah provinsi, dengan menggunakan mobil bus umum yang terikat dalam trayek.  Sementara, AKDP adalah angkutan dari satu kota ke kota lain yang melalui antardaerah kabupaten/kota dalam satu daerah provinsi dengan menggunakan mobil bus umum yang terikat dalam trayek. 

Bus AKAP melayani penumpang antar-provinsi. Contohnya adalah jurusan Jakarta-Semarang yang dilayani oleh sejumlah perusahaan otobus (PO) antara lain PO Sindoro Satria Mas.  Kemudian, jurusan Jakarta-Surabaya (PO Gunung Harta, dan lainnya), jurusan Jakarta – Bandung (PO BSI, dan lainnya), dan jurusan Jakarta-Yogyakarta (PO. Maju Lancar dan lainnya). 

Hingga kini, banyak PO baik AKAP maupun pariwisata yang mempercayakan Mercedes OH 1626 sebagai armada bus yang bisa diandalkan. Hal tersebut dikarenakan Mercy OH 1626 sendiri terbukti memiliki tingkat durabilitas yang tinggi, mudah dalam hal perawatan, serta nyaman digunakan. Selain itu, OH 1626 ini dibilang bandel dan cukup untuk melayani trayek AKAP seperti di Jawa. 

 

Rute bus AKAP 

Bus AKAP  tak hanya melayani rute pendek dengan jarak di bawah 1.000 km saja. Ada juga bus AKAP yang memiliki rute panjang ribuan kilometer: melintasi pulau, menyeberangi lautan. 

Bus-bus yang memiliki trayek terjauh, sebagian besar memang dipegang bus-bus asal Sumatera. Misalnya, Banyuwangi-Aceh, Banyuwangi-Medan yang rutenya dilayani oleh PO ALS. Selain ALS, masih banyak PO-PO lain yang memiliki trayek panjang, seperti PO SAN, Medan Jaya, Sempati Star, dan PO Rasa Sayang yang memiliki trayek Jakarta-Bima.

 

Fungsi driver pinggir dan driver tengah 

Sekarang baru kita bahas tentang fungsi driver tengah dan pinggir. Setiap angkutan bus umum dengan trayek AKAP biasanya memiliki tenaga pengemudi lebih dari satu. Tujuannya agar pengemudi tak cepat lelah dan ngantuk, karena pekerjaan mereka bisa dilakukan secara bergantian.

Dalam dunia angkutan bus dikenal istilah driver pinggir dan driver tengah. Driver pinggir akan mengemudikan bus di awal perjalanan dan akhir perjalanan. Sementara driver tengah membawa bus di tengah-tengah perjalanan.

Penyebutan pinggir dan tengah itu karena dulu pembagian pengemudinya itu duduk di pinggir dan tengah. Jadi pengemudi pinggir ini yang mengemudi saat awal bus berjalan, kemudian digantikan dengan pengemudi tengah saat sudah kelelahan. Lalu digantikan kembali oleh pengemudi pinggir saat sudah mau sampai di tujuan.

Biasanya, pengemudi tengah memiliki kemampuan membawa bus yang lebih cepat. Oleh sebab itu, dia biasanya sering membawa bus di tengah-tengah perjalanan dikarenakan kondisi jalan yang sepi karena sudah malam. Jadi bus bisa lebih tancap gas dan kecepatannya lebih tinggi dibanding saat kondisi jalan yang ramai.