Status Gizi WHO: Upaya Menjaga Kesehatan Anak Dengan Baik

Mengetahui status gizi anak menjadi hal yang penting bagi setiap orang tua. Pasalnya, status gizi akan menjadi tolak ukur dari tercapainya asupan gizi harian anak dan juga bagaimana strategi untuk melakukan pemenuhan gizi pada anak. Terkait hal tersebut, status gizi WHO menjadi standard pokok untuk menentukan bagaimana kondisi gizi anak tersebut.

Perlu diketahui bahwa permasalahan pada anak seperti berat badan anak yang berkurang, tinggi badan yang kurang atau lainnya disebabkan karena status gizi yang buruk. Bisa jadi, status gizi yang buruk pada anak juga akan mempengaruhi perkembangan mereka hingga usia dewasa.

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas tentang beberapa hal penting terkait status gizi dan informasi lain yang perlu diketahui. Selamat membaca.

Faktor yang Menjadi Dasar Perhitungan Status Gizi

Perlu diketahui bahwa status gizi anak nantinya akan berbeda-beda. Hal inilah yang menjadi dasar setiap orang tua perlu mengetahui detail status gizi anak mereka.

Ada beberapa faktor yang menjadi dasar perhitungan status gizi pada anak. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Jenis kelamin

Jenis kelamin anak menjadi salah satu faktor tentang hasil penghitungan status gizi. Dalam hal ini, penilaian status gizi antara anak laki-laki dan perempuan nantinya akan berbeda.

Pasalnya, anak laki-laki dan perempuan memiliki pola pertumbuhan yang berbeda. Bisa dikatakan jika pola pertumbuhan anak laki-laki cenderung lebih cepat daripada anak perempuan. Oleh karenanya, status gizi anak laki-laki dan perempuan tidak cukup relevan untuk dijadikan perbandingan secara langsung.

  • Usia

Faktor lain yang juga berpengaruh pada status gizi anak adalah usia mereka. Dalam hal ini, usia secara langsung memang cukup berpengaruh pada bagaimana kondisi kesehatan anak karena setiap tahapan usia memiliki tahapan pertumbuhan lainnya.

Misalnya saja, anak rata-rata bisa berjalan ketika berumur 1 tahun. Apabila si kecil sudah bisa berjalan di usia tersebut, maka artinya status gizi anak tersebut cukup baik. Meskipun demikian, ada periode perkembangan yang bisa jadikan acuan dengan lebih rinci.

  • Berat badan

Anak yang gemuk sering dianggap lebih sehat oleh sebagian orang tua. Hal tersebut sebenarnya merupakan tanda bahwa berat badan menjadi faktor penting yang berpengaruh pada status gizi anak. Meskipun, perlu diketahui bahwa anak yang gemuk tidak sepenuhnya sehat.

Terkait berat badan ini, anak memiliki batasan berat badan ideal untuk setiap fase pertumbuhannya. Tugas orang tua adalah memastikan jika mereka memiliki berat badan ideal sesuai fase tersebut.

Beberapa hal di atas menjadi apa yang perlu Anda pahami tentang status gizi WHO pada anak. Tentu, sebagai orang tua, Anda harus berusaha untuk menjaga status gizi anak agar senantiasa baik demi mendapatkan pertumbuhan yang maksimal sesuai usia.